Solusi Tanah Longsor

By On Thursday, January 2nd, 2014 Categories : IPS, Kelas 7, Pengetahuan Umum, SMP
Solusi Longsor

Solusi Longsor

Solusi Tanah Longsor

Sebagai wilayah yang terletak di antara pertemuan ketiga lempeng dunia, solusi masalah tanah longsor merupakan tanggap darurat. Hal tersebut disebabkan ketiga lempeng dunia terus bergerak. Labilnya kondisi tanah di Indonesia sebagai akibat dari bertemunya tiga lempeng dunia tersebut, mengakibatkan risiko tanah longsor. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan tanah longsor?

Secara umum pengertian tanah longsor merujuk kepada suatu perpindahan material yang bergerak keluar lereng yang disebabkan oleh air yang meresap ke dalam tanah. Air yang meresap itu akan menambah berat tanah, sehingga lereng akan tergelincir. Ada beberapa macam tanah longsor yang bisa menjadi bencana dan merenggut nyawa manusia serta harta benda, jika tidak diatasi dengan segera. Bentuk pertama tanah longsor adalah longsoran translasi, yakni bergeraknya material longsoran pada bidang yang rata. Bentuk kedua adalah longsoran rotasi yaitu bergeraknya material longsoran pada bidang cekung, lalu ada pula perpindahan bebatuan pada bidang rata atau pergerakan blok.

Selain itu, ada pula runtuhan batuan, rayapan tanah, dan aliran bahan rombakan. Dari sekian banyak jenis longsoran, aliran bahan rombakan merupakan yang paling banyak memakan korban. Material longsoran bergerak karena tergerus air, sehingga kecepatan longsoran sangat tergantung kepada besarnya dorongan air dan tingkat kemiringan bidang longsoran. Longsoran material yang terdiri atas tanah, bebatuan, dan material lainnya ini akan meluncur puluhan, bahkan sampai dengan ribuan meter dari titik longsoran. Pada saat meluncur material longsoran tersebut akan menghantam apa pun yang menghalangi laju pergerakan longsoran. Dalam situasi inilah, longsor jenis aliran bahan rombakan ini meminta banyak korban, baik korban yang tertimbun maupun yang ikut terdorong bersama material longsoran.

Bencana longsor sangat bergantung pada kondisi alam yang berisiko untuk longsor, tingkat curah hujan, keadaan miring bidang tanah, terjadinya erosi, pergerakan tanah akibat bergeraknya lempengan tanah, dan terjadi getaran hebat seperti akibat dari gempa bumi.

Oleh karena itu, solusi masalah tanah longsor harus dimulai dari pemetaan lokasi yang memungkinkan terjadinya longsor, kemudian melakukan penyelidikan, pemeriksaan, pemantauan, sosialisasi dan pemeriksaan bencana longsor.

Pencegahan terjadinya bencana tanah longsor

  1. Tidak menebang atau merusak hutan. Akar-akar pohon di hutan mampu menangkap. aliran air dengan baik sehingga tidak meluncur dengan deras di permukaan
  2. Tidak membuka sawah di lahan yang miring terjal
  3. Tidak memotong lereng terjal di bagian bawah
  4. Tidak membuat kolam air di lereng bagian atas, terutama kolam yang dasarnya tidak kedap air
  5. Tidak melakukan tindakan yang menimbulkan getaran suara tinggi di lereng terjal
  6. Melakukan penanaman pohon terutama yang berakar kuat pada daerah-daerah yang gundul. Bagian lereng atas sebaik nya ditanam pohon tanaman keras, di tengah lereng ditanam tanaman perkebunan dan di bawah lereng untuk persawahan
  7. Membuat saluran air hujan terutama pada daerah-daerah yang berbukit-bukit. Dengan saluran air, maka gerak air akan terkonsentrasi disatu jalur hingga bisa diprediksi bila terjadi sesuatu
  8. Membangun tanggul atau dinding penahan air atau longsoran tanah

Tahapan Mitigasi Bencana Tanah Longsor

1.      Pemetaan
Menyajikan informasi visual tentang tingkat kerawanan bencana alam geologi di suatu wilayah, sebagai masukan kepada masyarakat dan atau pemerintah kabupaten/kota dan provinsi sebagai data dasar untuk melakukan pembangunan wilayah agar terhindar dari bencana..

2.      Pemeriksaan
Melakukan penyelidikan pada saat dan setelah terjadi bencana, sehingga dapat diketahui penyebab dan cara penaggulangannya.

3.      Pemantauan
Pemantauan dilakukan di daerah rawan bencana, pada daerah strategis secara ekonomi dan jasa, agar diketahui secara dini tingkat bahaya, oleh pengguna dan masyarakat yang bertempat tinggal di daerah tersebut.

4.      Sosialisasi
Memberikan pemahaman kepada Pemerintah Provinsi /Kabupaten /Kota atau Masyarakat umum, tentang bencana alam tanah longsor dan akibat yang ditimbulkannnya. Sosialisasi dilakukan dengan berbagai cara antara lain, mengirimkan poster, booklet, dan leaflet atau dapat juga secara langsung kepada masyarakat dan aparat pemerintah

5.      Pemeriksaan bencana longsor

Bertujuan mempelajari penyebab, proses terjadinya, kondisi bencana dan tata cara penanggulangan bencana di suatu daerah yang terlanda bencana tanah longsor.

 

Demikianlah solusi masalah tanah longsor yang harus dilakukan di Indonesia, yang secara alami sangat berpotensi untuk terjadinya longsor. Solusi masalah tersebut merupakan langkah penting yang harus dilakukan agar bencana longsong tidak terus memakan banyak korban.

Kesimpulan dari tanah longsor, keuntungan tanah longsor, berita bencana alam gunung meletus dalam bahasa inggris, gambar tanah longsor dan keterangannya, tanah longsor apa dampak bagi kehidupan
Solusi Tanah Longsor | admin | 4.5